Jenis Tinta Mesin Digital Printing

  • Tinta Printer
5

HPRINTL – Ada banyak sekali jenis tinta mesin digital printing yang tersedia, karena dari printernya sendiri ada beberapa macam. Dan dari setiap jenis mesin printing yang da ini, berbeda penggunaan tintanya.

Untuk informasi lebih jelasnya adalah sebagai berikut:

Tinta Eco Solvent

Tinta eco solvent dipergunakan pada mesin digital printing jenis indoor, daya tahan dan kualitas hasil cetaknya tergolong bagus. Untuk harganya sendiri relatif lebih murah, tinta produk China berada di kisaran 350 ribuan/liter.

Namun untuk menggunakan jenis tinta mesin digital printing indoor ini mesti di sesuaikan dengan printhead yang digunakan. Contoh, jika printer indoor tersebut menggunakan printhead Epson DX5, maka harus menggunakan tinta yang kompatibel, tidak bisa asal.

Biasanya di aplikasikan pada material bahan indoor seperti albatros, luster, dan yang lebih banyak adalah bahan sticker. Untuk memperkuat daya tahan hasil print, biasanya dilakukan proses laminasi lagi.

Tinta Solvent

Jenis Tinta Mesin Digital Printing Outdoor

Tinta Solvent

Ini adalah jenis tinta yang dipergunakan pada mesin digital printing outdoor, yang biasanya untuk cetak banner. Namun tetap harus dilihat juga printhead yang dipergunakan pada printer outdoor tersebut, jadi tidak bisa asal pakai.

Sebagai contoh untuk tinta solvent 30 PL hanya cocok atau lebih tepat digunakan pada printer outdoor yang menggunakan jenis printhead 30 PL. Pada contoh ini umpamanya adalah printhead Konica 512i 30 PL.

Begitu juga dengan tina solvent polaris yang hanya cocok digunakan pada printer dengan printhead polaris. Harga tinta solvent sendiri lebih murah, mulai dari 650 ribu untuk 1 galon yang berisi 5 liter. Berbeda dengan tinta eco solvent pada printer indoor yang dijual perliter.

Tinta UV

Seperti pada namanya, untuk jenis tinta ini hanya dapat digunakan pada mesin digital printing UV, ada jenis soft dan hard. Tinta uv sendiri memiliki harga yang paling tinggi dibandingkan dengan tinta eco solvent ataupun solvent, dan memang sesuai dengan kemampuannya.

Tinta uv sulit luntur dan memiliki hasil print yang lebih bagus, untuk jenis tinta uv soft hasil print lebih tipis dibandingkan dengan jenis hard, dan juga lebih lentur, kebalikannya dengan jenis hard.

Harga tinta uv sendiri untuk produk China mulai dari 800 ribu/liter, sedangkan untuk tinta uv yang digunakan pada produk Jepang mulai dari 1,3 juta/liter, namun assembly tetap di China.

Tinta Sublime

Khusus untuk jenis tinta sublime hanya digunakan pada jenis sublimation printer yang diaplikasikan pada bahan kain. Namun penggunaannya tidak langsung print pada bahan kain, tetapi melalui bahan transfer paper, yang kemudian di press pada bahan kan tersebut.

Pada tinta sublime sendiri juga ada beberapa macamnya, seperti flourescent (neon) atau tinta sublime biasa. Dan yang lebih umum digunakan adalah tinta sublime biasa, hasil print bisa dilihat pada jersey yang ada di pasaran, serta beberapa macam produk jadi lainnya.

Jadi jenis tinta mesin digital printing sublimasi ini tidak bisa asal pakai, harus dilihat dari tujuan penggunaan printernya. Printer indoor yang sudah menggunakan tinta ini, tidak dapat diganti lagi ke tinta eco solvent.

Baca juga: Mesin Digital Printing Sublimasi

Tinta dye

Tinta dye ini berbahan dasar air, ciri-ciri dari tinta dye ini jika terkena air atau panas tidak bisa bertahan lama sehingga memerlukan proses laminating dimana dengan adanya proses laminating menjadikan cost produksi menjadi lebih meningkat.

Tinta ini hanya bisa untuk print indoor, bahan yang biasa di gunakan adalah : glosy photo paper, PVC, Inkjet paper, canvas, silky paper, dll, tinta ini tidak bisa print di bahan art paper, plastic, t-shirt transfer, flexi, dan lainnya karena sangat mudah luntur.

Tinta Acid

Tinta acid sangat baik digunakan untuk menyetak di atas bahan dasar protein seperti wool atau sutra, bahan nylon juga dapat menggunakan tinta acid, tinta ini tidak dapat digunakan pada kain dengan bahan dasar serat seperti katun dan rayon, juga tidak baik digunakan pada bahan synthetic fiber seperti polyester.

Tinta Reactive

Tinta reactive adalah jenis tinta yang digunakan pada kain dengan bahan dasar serat alami seperti katun dan rayon, tinta reactive juga dapat digunakan pada kain dengan bahan nylon namun perlu proses fiksasi yang berbeda, tinta reactive diperkenalkan pertama kali tahun 1956.

Tinta reactive cukup rumit penanganannya pada digital printing karena beberapa faktor yang mempengaruhi hasil akhirnya, reaksi kimia antara tinta dengan kain harus benar-benar dikendalikan untuk menghasilkan warna yang cerah dan juga tahan cuci.

Jika mencetak tinta reactive di atas bahan katun begitu saja, hasil cetak sangat mudah luntur, kunci dari keberhasilan menyetak dengan tinta reactive adalah reaksi kimia yang menyebabkan molekul tinta kehilangan atom chlorine dan kain kehilangan atom hydrogen.

Hal ini akan mengakibatkan molekul tinta dan kain menyatu, reaksi kimia tersebut bersifat alkaline, pemanasan dapat mempercepat reaksi kimia tersebut.

Demikian informasi mengenai jenis tinta mesin digital printing ini, semoga dapat membantu dan menambah pengetahuan.

Sumber: https://agunghn.com/mengenal-jenis-tinta-mesin-digital-printing/

Leave a Reply